Situs Resmi Alumni STEMBAYO

Baksos IKA STEMBAYO Di Daerah Imogiri Bantul

Pada hari Sabtu, Minggu 16 dan 17 Maret 2019 telah terjadi bencana banjir yang tidak terduga di sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Banjir yang merupakan akibat dari badai Savana yang melintasi samodra Hindia. Meskipun sudah disampaikan informasi akan adanya tentang badai Savana tersebut kepada masyarakat, namun informasi tersebut dianggap biasa. Masyarakat juga tidak menyangka bahwa badai Savana tersebut membawa dampak curah hujan intensitas tinggi dan berlangsung hampir 24 jam tiada henti. Akibat dari kejadian curah hujan yang intensitasnya tinggi serta berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama itu, akhirnya parit, selokan, sungai dan drainage yang ada di daerah Yogyakarta ini, akhirnya terjadilah banjir bandang.

Banjir tersebut membawa dampak yang cukup luas, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta bagian selatan, yang sangat parah di daerah Imogiri, ketinggian air banjir ada yang mencapai 1 – 1,5 m, sehingga banyak rumah yang terendam banjir, apalagi sawah, juga sumur rakyat menjadi kotor karena kemasukan air banjir yang kotor. Beberapa langkah tanggap darurat langsung dikerah oleh pemerintah daerah juga oleh relawan, elemen masyarakat, dan tidak ketinggalan alumni Stembayo tergerak untuk ikut partisipasi memberikan bantuan untuk sekedar menghibur maupun meringankan beban masyarakat terdampak.
Alumni Stembayo, melalui IKA Stembayo membuka rekening donasi bagi korban banjir di Yogyakarta, Alhamdulillah terkumpul sekitar 17 jutaan dan sudah kami salurkan ke masyarakat terdampak, khususnya alumni Stembayo maupun keluarga alumni Stembayo, yang berupa paket nasi, air minum, alat alat kebersihan, material bangunan dan dana tunai.bantuan kami sampaikan ke masyarakat 2 tahap.

Tahap yang pertama, kami salurkan ke Posko tanggap bencana di :

  1. Keluarga pak Bambang Haryono (alumni GT 81) dan masyarakat sekitarnya
  2. Keluarga pak Sudaryanto (alumni GT 80) dan masyarakat sekitarnya

Tahap yang kedua, kami salurkan ke :

  1. Keluarga mbak Lestari (alumni GT 88) dan masyarakat sekitarnya
  2. Keluarga pak Pono (korban rumahnya hancur separoh karena kena longsoran batu) di dusun Krinjing, Selopamioro, Imogiri, Bantul.
  3. Keluarga pak Goto (alumni Kimia Analis 83).

Demikian aksi Stembayo Peduli yang dapat kami sampaikan, diucapkan banyak terima kasih pada semua alumni Stembayo yang telah ikut berpartisipasi pada kegiatan social IKA Stembayo ini, semoga sedekah yang telah disampaikan menjadi amal kebaikan kita semua. Aamiin. (AW)